Manfaat Bawang Putih

Tidak hanya digunakan secara luas sebagai penyedap masakan, bawang putih juga digunakan sebagai obat. penggunaan bawang putih bisa untuk mengobati masalah pernapasan, parasit, pencernaan yang buruk, dan kelelahan.

Bawang putih banyak digunakan untuk beberapa kondisi yang berhubungan dengan sistem darah dan jantung, termasuk aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), kolesterol tinggi, serangan jantung, penyakit jantung korone, dan hipertensi.

Bawang putih juga digunakan oleh beberapa orang untuk pencegahan kanker paru-paru, kanker prostat, kanker payudara, kanker perut, kanker dubur, dan kanker usus besar.

Mengkonsumsi bawang putih mentah sangat di sarankan berbeda dengan bawang putih yang telah dipanaskan dapat mengurangi kandungan anti-inflamasi yang ada di dalamnya.

Bawang putih telah terbukti dapat bermanfaat untuk mengatasi beberapa kondisi medis berikut :

Kanker Paru-Paru

Orang yang makan bawang putih mentah setidaknya dua kali seminggu selama masa studi 7 tahun memiliki risiko 44 persen lebih rendah terkena kanker paru-paru.

Kanker Otak

Senyawa organo-sulfur yang ditemukan dalam bawang putih telah diidentifikasi efektif dalam menghancurkan sel-sel di glioblastomas, yakni sejenis tumor otak yang mematikan.

Osteoartritis Pinggul

Penelitian mengatakan temuan mereka tidak hanya menyoroti kemungkinan dampak diet pada hasil osteoarthritis, tetapi juga menunjukkan potensi untuk menggunakan senyawa yang ada dalam bawang putih untuk mengembangkan pengobatan untuk kondisi tersebut.

Menjadi Antibiotik Yang Kuat

Senyawa dalam bawang putih, 100 kali lebih efektif daripada dua antibiotik populer dalam memerangi bakteri Campylobacter, Bakteri Campylobacter adalah salah satu penyebab paling umum dari infeksi usus.

Perlindungan Jantung

Komponen minyak bawang putih, membantu melindungi kesehatan jantung.

Menurunkan Kolestrol Tinggi

Suplementasi ekstrak bawang putih meningkatkan profil lipid darah, memperkuat potensi antioksidan darah, dan menyebabkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan. Ini juga menyebabkan penurunan tingkat produk oksidasi (MDA) dalam sampel darah yang menunjukkan berkurangnya reaksi oksidasi dalam tubuh.

Kanker Prostat

China, melakukan penelitian yang mengevaluasi hubungan antara konsumsi sayuran Allium dan risiko kanker prostat. Penelitian menyimpulkan asupan bawang putih berkaitan dengan penurunan risiko kanker prostat.

Flu

Penggunaan profilaksis bawang putih dapat menurunkan frekuensi pilek pada orang dewasa, tetapi tidak berpengaruh pada durasi gejala.