Tips Memilih Kompor Gas Tanam Yang Aman Dan Tepat

kompor gas tanam

Berencana membeli kompor tanam untuk dipasang di rumah? Pelajari dulu tips memilih kompor tanam yang tepat agar memasak jadi lebih nyaman dan aman! Kompor gas tanam merupakan salah satu terobosan alat memasak terbaru di era modern.

Seperti namanya, kompornya tidak disimpan di atas meja dapur, tetapi dipasang di dalamnya. Ini membuat tampilan kompor jauh lebih modern serta menyulap dapur menjadi terkesan lebih rapi dan luas. Ruang yang biasanya terpakai oleh badan kompor kini bisa kamu gunakan untuk menyimpan peralatan dapur lainnya.

Selain tampilannya yang modern dan menghemat ruangan, kompor tanam juga lebih aman digunakan. Pasalnya, selang gas berada di dalam kabinet sehingga jauh dari jangkauan anak-anak. Risiko kebocoran lebih kecil dibanding jenis kompor lainnya. Walaupun begitu, kamu tetap harus berhati-hati dalam memilih kompor gas tanamnya.

Berikut adalah tips memilih kompor gas tanam yang tepat untuk dipasang di rumah!

Tips Memilih Kompor Gas Tanam. Apa Saja yang Harus Kamu Perhatikan?

1. Perhatikan Pemakaian Gas

kompor gas tanam

Namanya juga kompor gas tanam, pasti menggunakan gas LPG agar bisa bekerja. Setiap jenis kompor tanam membutuhkan kapasitas gas LPG berbeda untuk menyalakan api. Agar pengeluaran rumah tangga lebih hemat, pilihlah merek kompor yang ekonomis dalam pemakaian gas.

Ciri-ciri kompor tanam yang menggunakan daya hemat gas adalah kompor yang memiliki tungku kuningan dan menghasilkan api biru. Selain hemat gas, kompor yang mengeluarkan api biru mampu menyebarkan panas secara merata sehingga masakan lebih cepat matang.

2. Pilih Kompor dengan Material Terbaik

Terkadang, poin ini sering dilupakan karena anggapan kompor tanam yang lebih baik dibandingkan kompor biasa. Namun, sama seperti elektronik lainnya, tidak semua kompor tanam dibuat dengan material terbaik. Di luar sana, ada dua jenis kompor tanam yang bisa kamu pilih, yakni kompor stainless steel dan kompor tempered glass.

Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Kompor gas tanam stainless steel lebih murah dari kompor tanam tempered glass. Akan tetapi, harga tidak bisa bohong. Kemurahan kompor tanam stainless steel disebabkan karena materialnya yang murah tergores.

Sebaliknya, tempered glass tahan gores dan panas serta lebih mudah digunakan. Walaupun lebih mahal, materialnya lebih tahan lama dan tentunya lebih baik dibandingkan stainless steel.

3. Pastikan Memiliki Fitur Modern

kompor gas tanam

Tips memilih kompor gas tanam selanjutnya adalah memperhatikan fitur yang ada pada kompor. Setiap kompor tanam dibekali fitur-fitur modern.

Namun, fitur yang wajib dimiliki adalah timer yang bisa mengatur waktu memasak. Selain bisa mencegah masakan gosong, fiturnya juga bisa meminimalkan risiko penyebab ledakan karena lupa mematikan kompor.

4. Sesuaikan Ukuran Kompor dengan Dapur

Sebelum membeli kompor gas tanam, pastikan ukurannya sudah cocok dengan kabinet. Rata-rata, ukuran kompor tanam 2 tungku adalah 29x50x6 cm. Ukuran tersebut belum terhitung permukaan tungku kompor setinggi 3-5 cm.

Kompor tanam lebih cocok untuk segala ukuran dapur, mulai dari 2×6 sampai 5×7, asalkan memiliki kabinet yang mampu menampung kompor. Agar ruang gerak lebih luas, pasang kompor tanam di ujung dapur atau kabinet.

5. Pilih Kompor dengan Perawatan Minim

kompor gas tanam

Tips memilih kompor gas tanam berikutnya ini tidak kalah penting. Bagi kamu yang sibuk dan tidak sempat bersih-bersih secara rutin, pilih kompor gas tanam tempered glass. Tidak hanya tahan lama, kompor ini mudah dibersihkan karena terbuat dari kaca.

Kamu hanya membutuhkan cairan pembersih lalu semprotkan kepada permukaan kaca kompor. Lap menggunakan kain kering sampai permukaannya bersih.

Semoga bermanfaat ya, Sobat Hjkarpet!

Simak informasi menarik lainnya di Berita hjkarpet!

Sumber: 99.co/id

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.